{"id":3113,"date":"2026-06-30T09:49:40","date_gmt":"2026-06-30T02:49:40","guid":{"rendered":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/?p=3113"},"modified":"2026-06-30T10:07:49","modified_gmt":"2026-06-30T03:07:49","slug":"pusat-rehabilitasi-yakkum-gelar-desiminasi-panduan-kelompok-dukungan-keluarga-untuk-pemulihan-disabilitas-psikososial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/?p=3113","title":{"rendered":"Pusat Rehabilitasi YAKKUM Gelar Desiminasi Panduan Kelompok Dukungan Keluarga untuk Pemulihan Disabilitas Psikososial"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>YOGYAKARTA<\/strong> \u2013 Dalam upaya memperkuat sistem pendukung bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP), <strong>Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY)<\/strong> menyelenggarakan kegiatan <strong>Desiminasi Panduan Kelompok Dukungan Keluarga bagi Disabilitas Psikososial<\/strong> pada Selasa, 30 Juni 2026. Acara yang berlangsung di VRATA Hotel Yogyakarta ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari berbagai lintas sektor, termasuk dinas kesehatan, dinas sosial, tenaga kesehatan, pekerja sosial, hingga perwakilan keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini merupakan bagian dari <strong>Program Open the Gate (OTG)<\/strong> yang telah dijalankan PRY sejak tahun 2021 dengan dukungan dari <strong>CBM Global dan Australian Aid<\/strong>. Direktur Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Chatarina Sari, SE, dalam undangannya menekankan bahwa di tahun 2026 ini, keluarga dan balai rehabilitasi diharapkan tidak hanya menjadi pemberi perawatan, tetapi juga mitra aktif dalam proses rehabilitasi, pengambilan keputusan, serta reintegrasi sosial bagi penyandang disabilitas psikososial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Panduan Kelompok Dukungan Keluarga<\/strong> yang didesiminasikan ini disusun oleh para ahli, di antaranya <strong>Prof. Dr. Budi Anna Keliat, S.Kp., M.App.,Sc<\/strong>, dengan mengintegrasikan prinsip <strong>Quality Rights<\/strong>. Pendekatan ini sangat mengedepankan penghormatan terhadap martabat, hak asasi, otonomi, dan partisipasi penuh ODDP dalam setiap tahap pemulihannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemenuhan hak asasi ODDP dibagi ke dalam <strong>lima dimensi utama<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Hak atas Standar Kehidupan yang Layak:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ODDP berhak atas kondisi hidup yang aman, sehat, nyaman, dan bermartabat.<\/li>\n\n\n\n<li>Ini mencakup lingkungan fisik yang layak, privasi, sanitasi, serta makanan dan air minum yang aman.<\/li>\n\n\n\n<li>Keluarga berperan menyediakan tempat tinggal yang layak dan tidak memisahkan atau mengisolasi ODDP dari anggota keluarga lainnya.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hak atas Standar Kesehatan Fisik dan Mental Tertinggi:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ODDP memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan fisik dan mental yang mudah dijangkau tanpa diskriminasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Pelayanan harus berfokus pada pemulihan, di mana ODDP dilibatkan aktif dalam menentukan rencana perawatannya.<\/li>\n\n\n\n<li>Akses terhadap obat-obatan yang aman, terjangkau, serta layanan rehabilitasi psikososial harus terjamin.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hak atas Kapasitas Hukum, Kebebasan, dan Keamanan Pribadi:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ODDP berhak membuat keputusan sendiri tentang kehidupannya, seperti memilih tempat tinggal dan menyetujui atau menolak tindakan medis.<\/li>\n\n\n\n<li>Mereka berhak mendapatkan dukungan untuk memahami informasi agar dapat menyampaikan pendapat.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebagai warga negara, ODDP tetap memiliki hak untuk memberikan suara dalam pemilu, mengelola keuangan pribadi, serta mendapatkan perlindungan hukum jika haknya dilanggar.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hak Bebas dari Penyiksaan, Kekerasan, dan Eksploitasi:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ODDP harus dilindungi dari segala bentuk pemasungan, isolasi berkepanjangan, penggunaan pengekangan (<em>restrain<\/em>) yang tidak tepat, serta kekerasan verbal maupun fisik.<\/li>\n\n\n\n<li>Penanganan kondisi krisis harus mengutamakan de-eskalasi dan komunikasi terapeutik.<\/li>\n\n\n\n<li>Harus tersedia mekanisme pengaduan dan bantuan hukum jika terjadi pelanggaran hak.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hak untuk Hidup Mandiri dan Berpartisipasi dalam Komunitas:<\/strong>\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ODDP berhak hidup di tengah masyarakat dan tidak boleh dikucilkan hanya karena kondisi disabilitasnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemenuhan hak ini mencakup akses terhadap pendidikan, pekerjaan, aktivitas sosial, budaya, keagamaan, serta jaminan sosial.<\/li>\n\n\n\n<li>Inklusi sosial yang diharapkan adalah kemampuan ODDP untuk memiliki hubungan sosial yang bermakna dan berpartisipasi penuh sebagai warga negara.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat beberapa poin utama yang dibahas dalam acara desiminasi tersebut, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pentingnya Kelompok Dukungan Keluarga (KDK):<\/strong> KDK diakui sebagai intervensi berbasis komunitas yang efektif untuk memberikan dukungan emosional, berbagi pengalaman, dan mengurangi beban pengasuhan (<em>caregiver burden<\/em>) yang sering dialami keluarga.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Strategi Deinstitusionalisasi:<\/strong> Mempersiapkan perpindahan ODDP dari perawatan jangka panjang di institusi (RSJ atau Panti) menuju kehidupan yang mandiri dan inklusif di tengah keluarga serta masyarakat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Peningkatan Kapasitas Keluarga:<\/strong> Melalui panduan ini, keluarga dilatih untuk mampu mengenali gejala, memantau kepatuhan minum obat, hingga melakukan komunikasi efektif untuk mencegah kekambuhan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh masukan guna menyempurnakan draf panduan tersebut agar dapat diimplementasikan secara efektif di berbagai daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam acara ini, diharapkan tercipta komitmen bersama untuk membangun lingkungan yang inklusif, bebas stigma, dan mendukung kualitas hidup yang lebih baik bagi penyandang disabilitas psikososial beserta keluarganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara ditutup dengan perumusan rekomendasi tindak lanjut dan komitmen bersama untuk mendukung pemulihan berbasis keluarga yang berkelanjutan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"405\" data-id=\"3115\" src=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.44.49-720x405.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3115\" srcset=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.44.49-720x405.jpeg 720w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.44.49-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.44.49-768x432.jpeg 768w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.44.49-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.44.49.jpeg 1599w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"405\" data-id=\"3116\" src=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.58-720x405.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3116\" srcset=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.58-720x405.jpeg 720w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.58-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.58-768x432.jpeg 768w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.58-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.58.jpeg 1599w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"405\" data-id=\"3117\" src=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.24-720x405.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3117\" srcset=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.24-720x405.jpeg 720w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.24-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.24-768x432.jpeg 768w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.24-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.36.24.jpeg 1599w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"405\" data-id=\"3118\" src=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.35.40-720x405.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3118\" srcset=\"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.35.40-720x405.jpeg 720w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.35.40-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.35.40-768x432.jpeg 768w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.35.40-1536x864.jpeg 1536w, https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-30-at-09.35.40.jpeg 1599w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA \u2013 Dalam upaya memperkuat sistem pendukung bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP), Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY) menyelenggarakan kegiatan Desiminasi Panduan Kelompok Dukungan Keluarga bagi Disabilitas Psikososial pada Selasa, 30 Juni 2026. Acara yang berlangsung di VRATA Hotel Yogyakarta ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari berbagai lintas sektor, termasuk dinas kesehatan, dinas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3114,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,23,122,16,7,5,215],"tags":[228,121],"class_list":["post-3113","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-biro-kesra-diy","category-fasilitasi","category-kesehatan","category-nasional","category-pemda-diy","category-pengarusutamaan-gender","tag-buku-panduan","tag-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3113","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3113"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3113\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3121,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3113\/revisions\/3121"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}