{"id":3280,"date":"2026-08-19T10:03:44","date_gmt":"2026-08-19T03:03:44","guid":{"rendered":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/?p=3280"},"modified":"2026-08-19T10:03:44","modified_gmt":"2026-08-19T03:03:44","slug":"sorotan-rekonsiliasi-jkn-2026-50-ribu-lebih-peserta-bpjs-kesehatan-mandiri-di-sleman-berstatus-tidak-aktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/?p=3280","title":{"rendered":"Sorotan Rekonsiliasi JKN 2026: 50 Ribu Lebih Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Sleman Berstatus Tidak Aktif"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yogyakarta \u2013 Hasil rekonsiliasi data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kabupaten Sleman pada tahun 2026 mengungkap sebuah tantangan besar terkait kepesertaan masyarakat. Berdasarkan pemaparan Data Kepesertaan BPJS Kesehatan per 1 Agustus 2026, segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau jalur Mandiri menjadi sorotan utama lantaran tingginya persentase peserta yang menunggak atau berstatus tidak aktif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam data yang mengacu pada jumlah penduduk semester II tahun 2025 sebanyak 1.135.496 jiwa tersebut, segmen PBPU\/Mandiri secara spesifik dilabeli sebagai &#8220;MASALAH&#8221;. Hal ini terbukti dari tingkat ketidakaktifan kepesertaan yang menyentuh angka 31,18%, menjadikannya segmen dengan rapor paling merah dibandingkan segmen lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara rinci, dari total 162.342 peserta BPJS Kesehatan di segmen PBPU\/Mandiri di Kabupaten Sleman, hanya 111.568 peserta (68,82%) yang berstatus aktif. Sementara itu, sebanyak 50.774 peserta tercatat tidak aktif. Tingginya angka ketidakaktifan pada jalur Mandiri ini sangat kontras jika disandingkan dengan segmen lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai contoh, segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) menunjukkan tingkat keaktifan yang sangat prima di mana persentase peserta tidak aktifnya hanya 5,1%. Begitu pula dengan segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), baik dari Badan Usaha (PPU BU) maupun Penyelenggara Negara (PPU PN), yang tingkat ketidakaktifannya terpantau rendah, masing-masing hanya 8,45% dan 1,97%. Bahkan, segmen PBPU yang iurannya ditanggung oleh Pemerintah Daerah (BP PEMDA) juga menunjukkan angka kepatuhan yang baik dengan tingkat ketidakaktifan hanya sekitar 4,75%. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Catatan tingginya angka ketidakaktifan pada lebih dari 50 ribu warga peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Kabupaten Sleman ini diharapkan menjadi bahan evaluasi serius. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diperlukan langkah-langkah strategis pasca-rekonsiliasi untuk mendorong kembali keaktifan peserta, sehingga hak perlindungan kesehatan masyarakat Sleman dapat terus terjamin secara optimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta \u2013 Hasil rekonsiliasi data Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kabupaten Sleman pada tahun 2026 mengungkap sebuah tantangan besar terkait kepesertaan masyarakat. Berdasarkan pemaparan Data Kepesertaan BPJS Kesehatan per 1 Agustus 2026, segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau jalur Mandiri menjadi sorotan utama lantaran tingginya persentase peserta yang menunggak atau berstatus tidak aktif. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3281,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,23,16],"tags":[121],"class_list":["post-3280","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-biro-kesra-diy","category-kesehatan","tag-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3280","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3280"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3280\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3282,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3280\/revisions\/3282"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3281"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3280"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3280"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3280"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}