{"id":929,"date":"2021-05-05T13:11:00","date_gmt":"2021-05-05T06:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binamentals.jogjaprov.go.id\/v2\/?p=929"},"modified":"2023-03-07T08:03:18","modified_gmt":"2023-03-07T01:03:18","slug":"membasuh-dosa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/?p=929","title":{"rendered":"Membasuh Dosa"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Membasuh Dosa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>\u201cSyarat masuk Surga itu mudah,\u201d <\/em>kata seorang Kyai, yang bikin jama\u2019ah pengajiannya tersentak penuh harap. <em>\u201cYaitu,\u201d <\/em>lanjutnya, <em>\u201c\u2026 kita tidak punya dosa. Karena kalau masih ada dosa, seperti piring dan perkakas kotor, tidak bisa langsung dimasukkan dan ditata dalam lemari penyimpan. Harus dicuci dulu. Begitu juga manusia, tidak bisa langsung masuk Surga, harus dibersihkan dulu dosa dan salahnya, aib dan celanya.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dosa itu dalam Kitab Suci disebut dengan beberapa istilah: <em>itsmun, dzanbun, khathi-atun, syarrun, khintsun, sayyi-atun, ma\u2019shiyatun, jurmun, haramun, fisqun, fasadun, fujurun, munkarun, fahisyatun, khabtun, lamam, wizrun, <\/em>dan<em> tsiqalun.<\/em> Nama-nama yang beragam itu mengandung arti beragam pula, juga hukum dan cara penyelesaian atau pengampunan yang berbeda-beda. Banyaknya istilah untuk \u201cdosa\u201d menunjukkan betapa banyak dan beragam perilaku manusia yang bisa bikin Tuhan murka, Rasul-Nya kecewa, setan-setan berosrak bahagia, serta bermuara kepada kerugian dan bahkan kebinasaan bagi pelakunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tiap hari, bahkan tiap saat, manusia dikelilingi atau dirundung perbuatah dosa, setidaknya peluang bahkan dorongan berbuat dosa. Bukankah Iblis, yang adalah <em>predecessor<\/em> seluruh golongan yang disebut sebagai setan itu, telah men-<em>declare, \u201cAkan aku datangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan kiri mereka \u2026\u201d <\/em>(A\u2019raf:17)? Sebut saja satu keadaan, situasi, pekerjaan, atau kegiatan manusia \u2026 pasti di situ setan hadir melakukan intervensi, agitasi, dan provokasi keburukan, atau melancarkannya dalam bentuk bisikan <em>(hamazah<\/em>) dari suatu posisi yang tidak diketahui manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya, hampir mustahil kebanyakan kita nantinya menghadap atau kembali kepada Tuhan, saat ajal tiba, dalam keadaan <em>sinless, <\/em>suci tanpa dosa. Untuk itu, Tuhan memberi solusi: membuka pintu <em>taubat<\/em>. Dosa yang tidak ditaubatkan atau dimintakan ampunan akan berbuntut pada kecelakaan, derita, dan kehinaan, bukan hanya di Akhirat, tetapi juga dalam hidup kekinian.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam salah satu munajatnya, \u2018Ali bin Abi Thalib menyebut akibat-akibat buruk dosa. Dengan bibir yang bergetar, ia berbisik kepada Tuhannya, <em>\u201cAllahumma ghfir liya dz-dzunuuba l-latii \u2026 <\/em>Ya Allah, ampuni dosa-dosaku yang: meruntuhkan penjagaan, mendatangkan petaka, merusak kenikmatan, merintangi doa, mengundang bencana.\u201d Dan tentu saja, di Akhirat dosa akan menghalangi si pendosa memasuki Surga.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bentuk kotoran atau noda <em>(dirt, stain<\/em>) dalam jiwa, dosa bisa bersih jika Tuhan berkenan mengguyurkan air suci pengampunan-Nya. Kita bisa meminta kepada-Nya, terlebih di Ramadhan ini \u2026<\/p>\n\n\n\n<p><strong>\u0627\u064e\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064f\u0645\u0651\u064e \u0627\u063a\u0652\u0633\u0650\u0644\u0652\u0646\u0650\u064a\u0652 \u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0630\u0651\u064f\u0646\u064f\u0648\u0652\u0628\u0650\u060c \u0648\u064e\u0637\u064e\u0647\u0651\u0650\u0631\u0652\u0646\u0650\u064a\u0652 \u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0639\u064f\u064a\u064f\u0648\u0652\u0628\u0650\u060c \u0648\u064e\u0627\u0645\u0652\u062a\u064e\u062d\u0650\u0646\u0652 \u0642\u064e\u0644\u0652\u0628\u0650\u064a\u0652 \u0641\u0650\u064a\u0652\u0647\u0650 \u0628\u0650\u062a\u064e\u0642\u0652\u0648\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u0628\u0650\u060c \u064a\u064e\u0627 \u0645\u064f\u0642\u0650\u064a\u0652\u0644\u064e \u0639\u064e\u062b\u064e\u0631\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0630\u0652\u0646\u0650\u0628\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e<\/strong><strong>\u06d4<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Ya Allah, basuh jiwaku hari ini dari dosa-dosa, bersihkan pribadiku dari aib dan cela, teguhkan hatiku dengan takwa, wahai Yang Memaklumi kecerobohan para pendosa.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>(Djarot Margiantoro)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membasuh Dosa \u201cSyarat masuk Surga itu mudah,\u201d kata seorang Kyai, yang bikin jama\u2019ah pengajiannya tersentak penuh harap. \u201cYaitu,\u201d lanjutnya, \u201c\u2026 kita tidak punya dosa. Karena kalau masih ada dosa, seperti piring dan perkakas kotor, tidak bisa langsung dimasukkan dan ditata dalam lemari penyimpan. Harus dicuci dulu. Begitu juga manusia, tidak bisa langsung masuk Surga, harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":934,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=929"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":930,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/929\/revisions\/930"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kesra.jogjaprov.go.id\/v2\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}