Yogyakarta – Pengajian Pejabat dan Aparat Daerah Istimewa Yogyakarta kembali diselenggarakan sebagai bagian dari agenda rutin bulanan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral di lingkungan pemerintahan. Pada bulan ini, kegiatan dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Tinggi DIY pada Rabu pagi, 17 Juni 2026, dan dihadiri oleh para pejabat serta aparatur dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Daerah DIY dan instansi vertikal.
Kegiatan pengajian berlangsung dengan khidmat dan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan aparatur. Di tengah berbagai tantangan dan dinamika pelaksanaan tugas pemerintahan, forum keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun karakter aparatur yang berintegritas, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai penceramah Ustadz Dr. Mukhsin Kalida, M.A., akademisi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang menyampaikan tausiah mengenai makna dan refleksi Tahun Baru Hijriyah. Dalam paparannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum pergantian tahun Hijriyah sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan yang telah dilalui, sekaligus memperkuat komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.
Lebih lanjut, Tahun Baru Hijriyah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian angka dalam kalender Islam, tetapi juga sebagai pengingat akan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, dan transformasi menuju kondisi yang lebih baik. Nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.
Melalui penyelenggaraan Pengajian Pejabat dan Aparat DIY secara berkelanjutan, diharapkan terbangun keseimbangan antara kapasitas profesional dan spiritual aparatur.





